Out in the street

(1)

Tentang kepergian tanpa kabar…

Tentang penantian, patah di ujung…

Once I had a love and it was a gas
Soon turned out to be a pain in the ass [1]

— dia bernyanyi

(2)

Remuk diinjak-injak telapak sang sepi…

Sepayah itu hanya sekadar untuk berucap…

I’m another life
When the gods were crazy [2]

— dongengnya

(3)

Di ujung malam…

Kepalaku ditusuk-tusuk bayang,

Bayangan!

Dirimu…

There’s my dream of Egypt
And the color of the Nile
You’re a Roman Soldier
It’s small world after all [3]

— ia berbasa basi

(4)

Abu tembakau berserak-serak…

Enggan untukku hitung berapa isapan…

Isapan pengurangan masa hidup…

Masa berkurang…

Ketika kupungut satu per satu ingatan kecil-kecil…

Tentangmu, itu pasti…

All I want is 20-20 vision
A total portrait
With no omissions
All I want is a vision of you [4]

— bunyi baris advertensi

(5)

Pada ujungnya kita adalah asing,

Asing, terasing, diasing,

Dalam hidup sejengkal pusar,

Selebar ilalang…

Insomnia, no sleep disease
Petty’s parking feed me please
Lie and wait for sleep and listen
To your heart beat too fast for sleep [5]

— rengek seorang demonstran pada kekasihnya sehari sebelum ditembak mati polisi di suatu petang muram (**)

(6)

Dalam baris ke-100…

Sejak kau kusapa empat tahun silam…

Aku meratapi namaku di nisan yang kuwarnai…

Putih…

Sebab kata kau tetaplah putih, seperti bayi…

Aku tak mengerti…

Putih…

Putih…

Sssttt…

Kata kau….

Aku yang memilih…

Maria, you’ve gotta see her
Go insane and out of your mind
Latina, Ave Maria
A million and one candle lights [6]

— pekik seorang penginjil melihat rekannya mati diterjang peluru tentara di West Papua (***)

(*) Diambil dari judul ini

(**) Lihat laporan KontraS berjudul “Temuan Tindakan Kekerasan Aparat & Pembungkaman Negara Terhadap Aksi-Aksi Protes Menolak Omnibus Law di Berbagai Wilayah” di sini

(***) Lihat temuan Komnas HAM di sini

[1] Ketik ulang penggalannya di Google

[2] ibid

[3] ibid

[4] ibid

[5] ibid

[6] ibid

Gambar dari sini

Gunung Medan, 3 November 2020, dini hari

Posted in

Tinggalkan komentar